Kamis, 14 Maret 2013

Tidur tak nyenyak bisa jadi pertanda awal penyakit otak


Tidur tak nyenyak bisa jadi pertanda awal penyakit otak

Apakah Anda sering mengalami gangguan tidur akhir-akhir ini? Hati-hati, bisa jadi itu adalah pertanda awal munculnya Alzheimer, yaitu penyakit yang menyerang otak dan ingatan seseorang. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang sering mengalami gangguan tidur kemungkinan besar sedang mengalami tahap awal Alzheimer.
Dalam penelitian tersebut diketahui bahwa orang yang sering susah tidur dan tidur tak nyenyak kemungkinan sedang mengalami tahap Alzheimer, namun belum mengalami pengurangan ingatan dan masalah kognitif yang biasa muncul pada penyakit Alzheimer tingkat lanjut.
Bukti awal menunjukkan adanya kaitan antara kurangnya waktu tidur dengan plak yang ada pada otak. Plak yang disebabkan oleh Alzheimer bisa menyebabkan tidur terganggu. Sementara itu, kurangnya waktu tidur bisa menambah jumlah plak yang menyebabkan Alzheimer.
"Penemuan ini bisa memberikan kemudahan bagi kita untuk mendeteksi Alzheimer sejak awal," ungkap ketua penelitian Profesor David Holtzman dari Washington University's Department of Neurology, seperti dilansir oleh Daily Mail (11/03).
Penelitian ini dilakukan pada partisipan yang berusia 45 - 75 tahun dan memiliki kesehatan kognitif yang baik. Mereka diminta untuk menulis buku harian selama dua minggu mengenai waktu tidur dan waktu tidur siang yang mereka lakukan.
Hasilnya, partisipan yang memiliki Alzheimer tahap awal memiliki efisiensi tidur yang buruk yaitu sekitar 80,4 persen. Sementara Partisipan yang tak memiliki plak Alzheimer di otaknya memiliki efisiensi tidur sebesar 83,7 persen.
Selanjutnya peneliti akan melihat kaitan Alzheimer dan kurangnya waktu tidur pada partisipan yang lebih muda. Mereka berharap akan menemukan kaitan antara tidur dan Alzheimer secara jelas.

0 komentar:

Posting Komentar

Uang $ Dollar